Teater Apotek Boyong Piala Bergilir Festival Drama Nasional
Piala Bergilir Pengurus Besar PGRI Pusat berhasil diraih Teater Apotek dari SMK Duta Karya Kudus dalam ajang Festival Drama Pelajar Nasional 2014 yang di selenggarakan Teater Gema Universitas PGRI Semarang, Senin (26/5).
Festival yang diselenggarakan sejak 19-26 Mei 2014 ini diikuti oleh sanggar teater pelajar senusantara. Tercatat ada 15 sanggar teater pelajar yang mengikuti festival tersebut, mulai dari SMA Sederajat asal NTB, Sulawesi, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur telah berkompetisi dalam pementasan drama di Auditorium lantai tujuh Universitas PGRI Semarang selama sepekan.
Teater Apotek, salah satu peserta festival drama yang membawakan lakon “Malam Jahanam” karya Motinggo Boesje dan berhasil memboyong tiga penghargaan terbaik sekaligus, yakni penyutradaraan terbaik, ilustrasi music terbaik dan penyaji terbaik sehingga teater apotek berhak atas piala bergilir dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Rector Universitas PGRI, Dr. Muhdi, SH., M.Hum.
“Salah satu cara untuk memupuk semangat cinta tanah air adalah dengan mengolah talenta dan keahlian putra-putri bangsa, semangat serta pemaknaan terhadap keberagaman Indonesia sebagai bangsa yang berkebudayaan sangat mungkin mengkristal menjadi sesuatu yang kreatif dan inovatif, sebagai kampus pendidikan ajang Festival Drama Pelajar Nasional teramat penting, karena dengan drama cocok dikembangkan untuk mewadahi potensi pelajar agar memenuhi unsure sadar ruang dan sadar peran,” tuturnya.
Muhdi menjelaskan, Festival seperti ini akan terus diselenggarakan setiap tahunnya. Itulah bentuk dukungan kampus dalam dunia seni dan budaya, lewat dunia peran khususnya drama, diharapkan tercipta aktor, aktris, sutradara, pemusik dan tim artistic terbaik untuk masa depan.
Malam penganugerahan dan closing ceremony Festival Drama Pelajar Nasional berlangsung meriah, beberapa hiburan disuguhkan dalam acara tersebut, seperti Kemlaka Music Etnik, Tari Saman, Flairy Harmony dan Tari Kontemporer Topeng. Festival kali ini pun, tim juri tidak bisa dianggap enteng, seperti Eko Tunas, Irwan Jamal dan Iswadi Pratama merupakan penulis naskah lakon, pelaku dan pengamat seni.
Kegiatan ini menunjukkan konsistensi teater Gema Universitas PGRI Semarang dalam mengembangkan seni teater yang ada di Indonesia, terbukti pada festival drama Nasional kali ini merupakan penyelenggaraan festival drama ke 15 tahun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar